Promo BD36

Inilah Ucapan Selamat Natal yang Diperbolehkan Oleh MUI !

Pada tiap tahunnya, masih menjadi sebuah ‘perbedaan persepsi’ mengenai boleh tidaknya seorang Muslim mengucapkan ucapan selamat Natal. Menurut Arwani Faisal, selaku anggota komisi Fatwa MUI, bahwa mengenai ucapan tersebut masih belum di fatwakan.

JADWAL MOTOGP TERBARU

“Pihak yang menyatakan haram mengucapkan Selamat Natal, tidak hanya orang-orang yg diidentifikasi sebagai kelompok radikal,” kata dia. Selain itu dia juga berpendapat adanya perbedaan pendapat tentang ucapan selamat Natal memang sengaja di munculkan.

Judi Bola Online │ Casino Online │ Poker Indonesia

“Munculnya orang-orang radikal yang menyatakan pokoknya tak boleh-tak boleh, lebih banyak provokasi dari kelompok mereka…jadi sengaja dikontroversialkan oleh pihak tertentu supaya memanas, bisa jadi supaya hubungan antar agama tak baguslah, bisa jadi,” ujarnya.

selamat natal detik-bola“Ucapan Natal bukan doa, kalau orang Islam mendoakan semoga damai kan bagus, mendoakan agama lain semoga mendapat hidayah, kan bagus, tidak dilarang,” sambungnya.

Terkait dengan hal ini, sebelumnya ketua MUI, Ma’ruf Amin mengungkapkan, mempersilahkan mengucapkan ucapan selamat Natal, selain itu dia juga meminta untuk “menghormati Natal dan Tahun Baru, bagi seluruh, terutama saudara-saudara kita dari agama Kristen.”

Sementara Menteri Agama Lukman Saifuddin mengatakan, terdapat dua presepsi mengenai ucapan selamat Natal ini, dia mengharapkan kedua belah pihak yang memiliki penilaian masing-masing dapat saling memahami.

“Jadi yang dilarang itu adalah melakukan ritual keagamaannya, peribadatannya. Tapi kalau ucapan ‘Selamat Natal‘ itu terjadi keragaman dan dengan adanya keragaman ini mudah-mudahan kita bisa saling memahami,” ujar Lukman.

Disamping itu, kontroversi mengenai boleh tidaknya mengucapkan ucapan selamat Natal ini juga terjadi di beberapa negara lain, yang salah satunya di timur tengah dan Malaysia. Mufti Zulkifli Mohamad Al- Bakri seorang ulama yang ditunjuk oleh pemerintah Malaysia untuk kawasan Putrajaya, Kuala Lumpur, dan Labuan mengatakan pada akun Facebooknya bahwa ada banyak pertanyaan mengenai ucapan tersebut.

“Mengucapkan selamat kepada non-Muslim selama perayaan “dibolehkan” sepanjang tidak mengagungkan kepercayaan non-Muslim atau menggunakan simbol keagamaan,” jelasnya mengutip dari fatwa tahun 2007 dari komisi Fatwa Malaysia.

“Ini tak lebih dari ucapan selamat mengungkapkan kegembiraan kepada mereka yang merayakan,” tambahnya.

Detik Bola | Berita Bola, Ulasan Panduan, Galeri, Jadwal Bola, Pasaran Bola

Bandar 36 Agen Bola Terpercaya

About AdminDetikBola

Check Also

Panggung Carolina dan Sindhu di Ajang Olimpiade Tokyo

Panggung Carolina dan Sindhu di Ajang Olimpiade Tokyo

Tidak lama lagi, event empat tahunan Olimpiade yang jadi ajang tertinggi Bulutangkis akan segera digelar. …

Leave a Reply

Your email address will not be published.