Promo BD36

Fakta Menarik David De Gea, Kiper Terbaik 5 Laga

Setelah beberapa musim lalu mengalami penurunan performa yang sangat signifikan, kali ini David De Gea membuktikan kehebatannya. Berkali-kali De Gea berhasil menyelamatkan gawang Manchester United dari kebobolan.

Sebelumnya, kiper asal Spanyol ini kerap menuai kritik karena blunder yang dilakukannya. Bahkan, performanya yang sangat buruk membuatnya harus tergeser dari jajaran pemain stater saat masih dilatih oleh Gunnar Solskjaer.

Terlebih lagi dengan kedatangan Dean Henderson yang memiliki performa lebih baik dari dirinya. Namun, ketika Henderson mengalami cedera De Gea harus kembali bermain sebagai kiper utama Man United.

Performanya terus meningkat dan mengukuhkan dirinya menjadi kiper terbaik. Puncaknya adalah saat pertandingan lanjutan Premier League, Selasa (29/12/21). Pertandingan antara MU vs Newcastle City membuat De Gea bertahan mati-matian.

Tapi, pertahanannya harus terbobol oleh tendangan Allan Saint-Maximin. Untungnya, pada laga tersebut Edinson Cavani mampu menyamakan skor. Pada pertandingan melawan Norwich City (12/11/21), De Gea juga tampil apik.

Padahal, The Red Devils memiliki potensi kalah yang besar. Tapi, ia berhasil menyelamatkan gawang tanpa terbobol sama sekali. Belum lagi, tendangan penalti dari Ronaldo yang berhasil menjadi gol untuk MU.

Karena penampilan apiknya di berbagai pertandingan David De Gea memegang rekor kiper dengan poin tertinggi, yaitu +7,6. Kemudian disusul oleh Jose Sea kiper dari Wolverhampton Wanderers yaitu +6.7.

Mike Maignan yang merupakan kiper AC Milan hanya bisa menempati posisi ke-8 dengan total poin +3,1. Posisi ke-10 ditempati oleh kiper Eintracht Frankfurt dengan poin +2,3. Hal ini tentunya mengukuhkan posisi De Gea.

Fakta Menarik David De Gea, Kiper Terbaik 5 Laga

Fakta Menarik David De Gea

Kebangkitannya menjadi kiper terbaik dunia, memberi dampak yang sangat luar biasa. Bahkan, tidak jarang orang-orang mencari fakta menariknya. Berikut ini kami sudah merangkum fakta menarik dari De Gea.

  1. David De Gea merupakan kiper asal Madrid, Spanyol. Ia lahir pada tanggal 7 November 1990. Usianya sudah 31 tahun, tapi performanya masih sangat apik.
  2. De Gea mulai belajar sepakbola pada usia 13 tahun di Atletico Madrid. Ia kemudian berhasil masuk ke tim utama pada tahun 2009 di usianya yang ke-19 tahun.
  3. Selama dua tahun membela Atletico Madrid, De Gea berhasil meraih dua piala yaitu Europa Leag dan juga Piala Super UEFA.
  4. David De Gea baru bergabung dengan The Red Devils pada tahun 2011. Ia juga merasakan trofi Premier League terakhir yang diperoleh MU pada tahun 2012/2013. Hingga kini, MU belum berhasil menyabet trofi tersebut lagi.
  5. Karirnya sebagai pemain terbaik, tidak hanya diperoleh saat ini saja. Sebelumnya, De Gea pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik MU sebanyak 4 kali.
  6. Kiper andalan MU ini juga pernah meraih golden glove Premier League pada tahun 2017/2018 karena 18 clean sheet sepanjang musim itu.
  7. Hingga saat ini, De Gea sudah mendapatkan 158 clean sheet. Terpaut 22 cleansheet dari Peter Schemeichel yang memegang cleansheet terbanyak bagi MU.

 

Statistik Pertahanan David De Gea

Menurut data yang dirilis oleh Whoscored, rata-rata skor yan diperoleh oleh De Gea adalah 3.5 penyelamatan pada setiap pertandingan dari 17 penampilannya di Premier League. Di antaranya di penalti dan kotak 6 yard.

Kiper asal Madrid, Spanyol ini juga mampu menghalang 7,6 gol yang seharusnya bisa terjadi. Data tersebut diutarakan oleh Marca dan menurutnya tidak ada yan lebih baik dari De Gea soal ini.

Performa yang buruk musim lalu bisa membuat David De Gea belajar lebih banyak. Sekarang ia membuktikannya dengan menjadi kiper terbaik dari 5 laga belakangan. Hal ini pastinya menguntungkan pertahanan Manchester United.

About AdminDetikBola

Check Also

3 Kebiasaan Buruk Timnas Indonesia Kata Shin Tae Yong, Penghambat Menjadi Juara

3 Kebiasaan Buruk Timnas Indonesia Kata Shin Tae Yong, Penghambat Menjadi Juara ?

Shin Tae Yong telah memboyong Timnas Indonesia menjadi Runner Up di AFF 2020. Walaupun bukan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *